Sama-sama DTF, Tapi Ada yang Cepat Rusak, Ada yang Awet, Kenapa?

Sama-sama DTF, Tapi Ada yang Cepat Rusak, Ada yang Awet, Kenapa?

Sama-sama DTF, Tapi Ada yang Cepat Rusak, Ada yang Awet, Kenapa?

Pernah punya kaos dengan hasil cetak DTF (Direct to Film) yang warnanya cepat pudar atau bahkan retak setelah hanya beberapa kali dicuci? Di sisi lain, ada juga kaos dengan hasil cetak DTF yang tetap cerah, rapi, dan terlihat seperti baru meskipun sudah dipakai berkali-kali.

Padahal, secara teknik, keduanya sama-sama menggunakan metode DTF. Lalu, kenapa kualitas dan daya tahan hasil akhirnya bisa sangat berbeda?

Apa saja faktor yang membuat hasil print DTF bisa awet, atau justru cepat rusak? Mari kita bahas satu per satu.

 

Kualitas Bahan Baku adalah Fondasi Utama

1. Serbuk Pelekat (Adhesive Powder)

Serbuk pelekat berfungsi merekatkan tinta cetak ke permukaan kain. Komposisi kimia dan kualitasnya sangat memengaruhi daya rekat serta fleksibilitas hasil akhir. Jika menggunakan serbuk dengan kualitas rendah, hasil cetakan mudah mengelupas, terutama setelah dicuci.

2. Film Transfer (DTF Film)

Film DTF berperan sebagai media sementara untuk mentransfer gambar ke kain. Film berkualitas rendah dapat menyebabkan hasil cetak buram, warna kurang tajam, dan bahkan kegagalan transfer. Sebaliknya, film dengan lapisan yang stabil dan permukaan halus akan menghasilkan gambar yang detail dan warna yang lebih presisi.

3. Tinta DTF

Tinta yang digunakan dalam proses DTF harus memiliki formula khusus yang cocok untuk mencetak pada film dan menyatu dengan serbuk pelekat. Tinta berkualitas rendah bisa menyebabkan warna cepat pudar, retak, atau tidak tahan terhadap pencucian. Tinta DTF yang baik memiliki pigmen kuat, konsistensi stabil, dan daya tahan tinggi.

 

Proses Produksi yang Tepat dan Konsisten

1. Persiapan Bahan Kaos Sebelum Digunakan

Beberapa jenis kain memerlukan persiapan sebelum proses transfer/press kertas DTF dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya rekat hasil cetak, terutama pada bahan yang sulit menyerap tinta.

2. Pengaturan Suhu dan Tekanan Press

Kesalahan umum dalam proses DTF terjadi pada tahap pemindahan gambar ke kain. Suhu yang terlalu rendah tidak akan mengaktifkan serbuk pelekat secara optimal, sementara suhu yang terlalu tinggi dapat merusak gambar. Tekanan yang tidak merata juga bisa menyebabkan sebagian area cetak tidak menempel dengan sempurna. Oleh karena itu, penggunaan mesin press yang presisi sangat penting.

3. Waktu Curing (Pengeringan Tinta)

Curing adalah proses pemanasan untuk “mengunci” tinta agar benar-benar kering dan menyatu dengan serbuk pelekat. Waktu curing yang terlalu singkat membuat tinta masih dalam kondisi lembap dan rentan rusak. Sebaliknya, curing yang terlalu lama bisa menyebabkan hasil cetakan menjadi kaku dan pecah.

 

Perawatan Setelah Printing (Sering Diabaikan)

1. Teknik Pencucian

Untuk menjaga kualitas cetakan DTF, disarankan mencuci dengan air dingin dan membalik bagian dalam pakaian saat dicuci. Hindari penggunaan pemutih atau deterjen yang terlalu keras.

2. Jenis Mesin Cuci

Mesin cuci dengan agitator besar (biasanya tipe top-loading) cenderung menciptakan gesekan lebih tinggi, yang dapat merusak area cetakan. Jika memungkinkan, gunakan mesin front-loading atau cuci manual untuk menjaga keawetan print.

3. Cara Menyetrika

Hindari menyetrika langsung pada area hasil cetakan. Gunakan kain pelapis atau setrika dari sisi dalam pakaian untuk menghindari kerusakan akibat panas langsung.

 

Kesimpulan

Perbedaan kualitas dan keawetan hasil cetak DTF tidak semata-mata tergantung pada teknologi DTF itu sendiri, tetapi pada tiga faktor utama:

1. Kualitas bahan baku (serbuk pelekat, film, tinta).

2. Ketepatan dan konsistensi proses produksi.

3. Cara perawatan setelah cetak.

Jika ingin mendapatkan hasil DTF yang tahan lama dan warna pekat, tidak hanya soal mempertimbangkan harga. Tetapi perlu diperhatikan juga bahan yang digunakan dan proses produksinya.

Karena memilih hasil cetak DTF yang awet dan berkualitas tinggi adalah akan memberikan kepuasan sebagai pelanggan dan kenyamanan saat digunakan.

Jika kamu sedang mencari tempat sablon DTF yang awet dan proses produksi yang konsisten khususnya di Kota Padang, kamu bisa langsung berkunjung ke store Pinci Konveksi dan Sablon di Jl. KIS. Mangunsarkoro No.54, Jati Baru, Kec. Padang Timur, Kota Padang atau bisa menghubungi admin melalui WhatsApp di +62 811-6626-026.

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar